Home Publikasi
PERESMIAN BALAI PKB KECAMATAN MEKARSARI
Bupati Barito Kuala H. Noormiliyani AS, SH meresmikan Balai Penyuluh KB Kecamatan Mekarsari, Selasa 22 Desember 2022.
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Barito Kuala, Hj. Harliani, S.IP, M.Si menyampaikan, Balai Penyuluh Keluarga Berencana yang selanjutnya disebut Balai Penyuluh KB adalah bangunan yang dibangun dari anggaran DAK Fisik. Bangunan yang difungsikan menjadi balai penyuluhan KB.
Dengan terbangunnya dua balai yaitu balai PKB yang ada di Kecamatan Mekarsari dan Jejangki tdi tahun 2021 makalengkaplah sudah jumlah balai PKB yang ada di Kabupaten Barito Kuala dengan total keseluruhan menjadi 17 Balai.
Balai PKB berfungsi sebagai tempat untuk merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi program Bangga Kencana, serta untuk mengendalikan dan membina petugas lapangan KB, institusi masyarakat perdesaan yang meliputi PPKBD, Sub PPKBD, dan mitra kerja.
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu terkhusus untuk Pemerintah Kecamatan Mekarsari, yang telah membantu kepengurusan tanah daerah untuk di jadikan Balai Penyuluhan KB Kecamatan Mekarsari.
Jumlah penyuluh KB di Kabupaten Barito Kuala mencapai sekitar 30 petugas, dengan jumlah yang masih sangat kuranga pabila dibandingkan dengan jumlah desa yang ada di kabupaten Barito Kuala, namun diharapkan penyuluh KB yang ada betul-betul dapat maksimal dan konsisten dalam melaksanakan tugas.
Batola Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak
Marabahan – Sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, tahun 2021 ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kembali melaksanakan pemberian penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).
KLA merupakan sistem pembangunan berbasis anak yang dilakukan melalui integrasi sumber daya pemerintah, masyarakat, media, dan dunia usaha yang secara keseluruhan dalam program kebijakan untuk menjamin hak anak.Penghargaan KLA diberikan kepada seluruh kabupaten/kota yang terencana secara menyeluruh serta berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Sistem pembangunan anak telah didirikan sejak 2006 yang sempat direvitalisasi pada 2010 dan 2011. Sedangkan apresiasi pelaksanaan KLA di daerah diberikan dalam 5 kategori, mulai Pratama, Madya, Nindya, Utama hingga Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).
Khusus Provinsi Kalsel sendiri pada penganugerahan KLA tahun 2021 yang diselenggarakan Kementerian PPPA secara virtual, Kamis (29/07/2021), setidaknya terdapat 10 kabupaten/kota yang meraih penghargaan.
10 kabupaten/kota di Kalsel itu di antaranya untuk peringkat Pratama diraih Kabupaten Barito Kuala (Batola), Banjar, Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan. Sedangkan kategori Nindya diraih Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan Hulu Sungai Selatan. Sementara Kabupaten Tabalong peringkat penghargaan yang diraih pada kategori Nindya.
Bupati Batola Hj Noormiliyani AS didampingi Ketua Gugus Tugas (Gustu) KLA yang juga Sekdakab Batola H Zulkipli Yadi Noor, Sekretaris Gustu KLA yang juga Kepala DPPKBP3A Hj Harliani, para SKPD terkait, dan dunia usaha menyambut gembira atas penghargaan yang diperoleh Batola.
“Keberhasilan yang diraih Batola ini tentunya tidak terlepas kerjasama semua pihak yang terlibat. Untuk itu atas nama pemerintah dan masyarakat saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya,” ucapnya di sela menghadiri pemberian penghargaan secara virtual di Media Center Batola Setara Diskominfo Batola.
Noormiliyani mengharapkan penghargaan KLA yang diraih Batola ini dapat terus dipertahankan, dan jika perlu ditingkatkan lagi pada kesempatan-kesempatan mendatang.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan. Semoga kerjasama yang dilakukan bisa lebih ditingkatkan lagi sehingga raihan prestasi yang didapatkan di kesempatan-kesempatan berikut bisa lebih meningkat lagi
Sementara itu, Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati melalui Video Zoom menyatakan, tahun 2021 ini terjadi peningkatan penerima penghargaan KLA dibandingkan tahun 2019. “Menjadi kebanggan kita bersama pada tahun 2021 ini penerimaan KLA meningkat dari tahun 2019, yakni dari 249 menjadi 279 kabupaten/kota,” ujar wanita yang akrap disapa Bintang Puspayoga tersebut.
Bintang Puspayoga berharap, penghargaan yang diberikan tak hanya dilihat sebagai tujuan akhir, namun menjadi penyemangat bagi daerah lain untuk melindungi anak di daerah masing-masing. “Besar harapan kami daerah yang telah mendapatkan penghargaan dapat menjadi praktik bagi daerah lainnya guna menuju Indonesia layak anak 2030 dan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Pertahankan Tradisi, Lestarikan Keterampilan Anyaman Purun
Marabahan – Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB Desa Batik dan Desa Sungai Lirik, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala melaksanakan pelatihan keterampilan menganyam tas purun unggulan di Balai Desa Batik, Kecamatan Bakumpai, Rabu (28/7/2021).
Kegiatan yang dinarasumberi pelatih bersertifikat yakni, Normasari dan Ulfah dari Kecamatan Bakumpai ini diikuti oleh 28 peserta, masing-masing 14 orang dari Desa Batik dan 14 orang Desa Sungai Lirik.
Kepala DPPKB3A Kabupaten Barito Kuala Hj Harliani mengatakan, kegiatan pelarihan ketarampilan pembuatan tas purun unggulan ini bertujuan untuk mempertahankan tradisi turun temurun yang harus dilestarikan.
“Oleh karenanya, selain kuantitas diperlukan juga peningkatan kualitas agar permintaan dapat terpenuhi saat orang memerlukannya,” kata Harliani.
Harliani berharap, ke depanya para peserta bisa terus mengembangkan karyanya dan menjadikan anyaman purun sebagai salah satu produk kerajinan unggulan.
“Ya, baik dalam kondisi asli maupun sudah dimodifikasi menjadi tas berkualitas yang dapat meningkatkan nilai jual guna meningkatkan pendapatan perajinnya,” harapnya.
Kukuhkan Pengurus KKI, Noormiliyani Harapkan Dapat Bantu Atasi Demografi Penduduk 3
Marabahan – Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) merupakan mitra kerja pemerintah di bidang kependudukan yang berperan aktif menjadi motivator dalam mempromosikan dan mensosialisasikan program Bangga Kencana (program yang bertujuan untuk menekan angka kelahiran, laju pertumbuhan penduduk, serta meningkatkan ketahanan keluarga).
Demikian dikatakan Bupati Hj Noormiliyani AS, saat mengukuhkan Kepengurusan Koalisi Indonesia (KKI) untuk Kependudukan dan Pembangunan Kabupaten Barito Kuala (Batola) periode 2021-2025 di Aula Mufakat, Senin (12/7/2021).
Pengurus KKI Batola yang dikukuhkan terdiri dari Ketua Badan Pengurus Hj Saraswati Dwi Putranti, Wakil Ketua Hj Harliani, Sekretaris Eddy Erwan Nopianoor, Wakil Sekretaris Zulfikar.
Kepengurusan juga dilengkapi Bidang Pengendalian Kuantitas dan Kualitas Penduduk dengan Koordinator H Sarbini, Bidang Mobilitas dengan Koordinator H Muhammad Hasbi, dan Bidang Pembangunan Kependudukan dan Lingkungan Hidup dengan Koordinator H Wahyu Wiguna.
Bupati Noormiliyani mengatakan, KKI Batola memiliki tugas yang sangat berat membantu pemerintah daerah terutama dalam kaitan menghadapi terjadinya demografi penduduk usia produktif tahun 2035 mendatang.
Dalam kaitan itu, ia menyarankan organisasi yang dikomandoi isteri Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor ini dapat membuat strategi dengan menciptakan grand desaign terkait upaya mengatasi lonjakan penduduk di samping turut memikirkan langkah-langkah dalam menekan terjadi perkawinan usia dini serta pemenuhan target kartu identitas anak (KIA) usia 0 – 16 tahun dan 11 bulan di 2024 mendatang.
Dikatakannya, tujuan dibentuknya KKI untuk meningkatkan peran serta mitra kerja dalam membangun keluarga sejahera dan berpartisipasi dalam penanganan persoalan penduduk dan pembangunan kependudukan.
Sementara itu, Sekretaris Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (KIKP) Kalimantan Selatan (Kalsel), (Cand) Gusti Surian mengatakan, peran dari KKI kabupaten adalah bagian dari mitra pemerintah memberikan masukan-masukan terkait dengan hal-hal kependudukan.
“Kependudukan itu memiliki peran besar. Malah seharusnya kalau bicara penduduk idealnya terdapat menteri kependudukan di negeri kita yang tidak mudah dalam mengurus penduduk. Dan maju mundurnya sebuah negara itu terlihat dari bagaimana kemampuan pengelola kependudukan,” ucapnya.
Surian menyatakan, kekuatan suatu negara ada di penduduknya. Inilah yang menjadi hal yang terpenting menjadi sebuah inspirasi awal koalisi hadir didampingi bersama BKKBN yang merupakan bagian dari kepentingan besar untuk membantu pemerintah dalam menangani hal-hal yang berkaitan dengan kependudukan.
Sebelumnya, Ketua KKI Batola, Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan memimpin KKI sekaligus memohon doa agar diberikan kekuatan dalam melaksanakan amanah yang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batola.
Ketua TP-PKK Batola ini mengharapkan, kepengurusan Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Batola yang anggotanya terdiri dari berbagai unsur seperti pemerintah, swasta, akademisi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat hendaknya tak sekedar terbentuk namun dapat menjalankan peran dan fungsinya yaitu sebagai motivator dalam mempromosikan dan mensosialisasikan program keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) serta menjadi pusat kajian maupun informasi maupun sarana
pertukaran informasi dan memberikan pendudikan kependudukan bagi masyarakat.
Di sisi lain, Kepala DPPKB3A Hj Harliani mengatakan, pihaknya memfasilitasi kegiatan ini dengan harapan pengurus koalisi nantinya dapat membantu program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Barito Kuala.
“Sebagai mitra kerja, kami mengharapkan kerjasama dan bersinergi untuk penanganan masalah kependudukan serta solusinya sebagai bentuk rencana aksi yang nantinya akan dilakukan.
DPPPA Kalsel Gelar Rapat dengan TPK2D di Batola

Marabahan – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (DPPPA) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) di 13 kabupaten/kota di Aula Pendopo Kantor Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Senin (5/7/2021).
Rapat koordinasi tersebut dibuka dan dipimpin langsung Ketua TP- PKK Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor yang juga sebagai Wakil Ketua TPK2D Kabupaten Barito Kuala.
Saraswati Dwi Putranti mengungkapkan, rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan pembangunan keluarga melalui kegiatan peningkatan kualitas keluarga, mengetahui profil desa locus kegiatan peningkatan kualitas keluarga lengkap, juga menyampaikan hasil penghitungan pengisian kondisi kualitas keluarga di desa locus melalui google form, mengevaluasi kondisi kualitas keluarga termasuk indeks ketahanan keluarga di desa, serta mengetahui permasalahan dan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanaan oleh dinas, instansi, organisasi, lembaga dan stakeholder lainya dalam rangka peningkatan kualitas keluarga di desa.
Locus desa pelaksana kegiatan peningkatan kualitas keluarga ini telah ditentukan berdasarkan SK Bupati Batola yaitu Desa Anjir Serapat Muara, Kecamatan Anjir muara.
Semoga penigkatan kualitas keluarga di Desa Anjir Serapat Muara akan menjadi percontohan bagi desa lainya di wilayah kabupaten Barito Kuala.
Sementara itu, Kepala DPPKB3A Batola Hj Harliani mengucapkab terima kasih kepada bupati dan wakil bupati Batola serta ketua TP PKK beserta lintas sektor yang mendukung penyelenggaraan TPK2D di Batola.
Kami juga berterimakasih kepada Kepala DPPPA Kalsel beserta jajaran yang telah membina dan mengarahkan untuk kegiatan TPK2D di Batola.
“Sungguh suatu kehormatan kegiatan rapat koordinasi ini ternyata secara kebetulan bertepatan dengan ulang tahun Kepala DPPPA Kalsel, sehingga suasana bertambah meriah meski hanya digelar sederhana.
Harganas ke-28, Ketua TP-PKK Batola Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana
Marabahan –
Bertepatan dengan peringatan Harganas ke- 28, Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Kuala menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN RI yang diserahkan secara virtual di Aula Kantor Diskominfo Kabupaten Batola.
Penghargaan tersebut diberikan sesuai dengan Surat Keputusan Kepala BKKBN No 71/KEP/G2/2021 tentang Penerima Penghargaan Manggala Karya Kencana, Wira karya kencana, Dharma Karya Kencana dan Cipta Karya Kencana tahun 2021.
Kepala DPPKBP3A Batola Hj Harliani mengatakan, penghargaan yang diterima Ketua TP-PKK Hj Saraswati Dwi Putranti ini atas dukungan TP-PKK degan program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Program PKK yang berkolaborasi dengan program Bangga Kencana.
Dijelaskannya, kiprah TP-PKK ini karena pembinaan yang diberikan terhadap keluarga di pedesaan melalui kelompok Dasawisma yang telah digerakkan oleh TP-PKK bersama jajaran DPPKBP3A mengedukasi masyarakat untuk menggunakan KB dan tak sampai putus menggunakannya.
“Dalam kolaborasi kesatuan gerak PKK, Bangga Kencana, Kesehatan Bersama memberikan pemahaman tentang 10 program pokok PKK di kampung KB dan juga mengedukasi membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
PELAYANAN KB MKJB
Marabahan, Kamis 17 Juni 2021 DPPKBP3 telah melaksanakan kegiatan Pelayanan Keluarga Berencana.

Adapun peserta terdiri dari 20 orang yang berada di wilayah Kecamatan Marabahan.