MARABAHAN – Dinas PPKBP3A Kabupaten Barito Kuala (Batola) adakan Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan penurunan angka perkawinan usia anak, Senin (7/3/2022). 

Hal ini berkenaan dengan masih tingginya angka perkawinan usia anak, sehingga perlu adanya upaya penurunan. 

Berlangsung di Aula Bahalap, acara ini dibuka langsung oleh Bupati Hj Noormiliyani dan dihadiri pula oleh Ketua TP PKK, Ketua DWP, para camat serta SKPD dan pihak terkait.

Bupati Batola, Hj Normiliyani saat menandatangani komitmen bersama percepatan penurunan angka perkawinan usia anak di Aula Bahalap, Senin (7/3/2022). 

MARABAHAN – Dinas PPKBP3A Kabupaten Barito Kuala (Batola) adakan Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan penurunan angka perkawinan usia anak, Senin (7/3/2022). 

Hal ini berkenaan dengan masih tingginya angka perkawinan usia anak, sehingga perlu adanya upaya penurunan. 

Berlangsung di Aula Bahalap, acara ini dibuka langsung oleh Bupati Hj Noormiliyani dan dihadiri pula oleh Ketua TP PKK, Ketua DWP, para camat serta SKPD dan pihak terkait. 

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan harapannya agar posisi angka pernikahan anak di Batola bisa semakin menurun. 

“Kalau tahun 2020 Batola berada di peringkat pertama pernikahan anak di Kalimantan Selatan, saat ini Batola sudah turun menjadi posisi ketiga, saya harap angka ini bisa terus ditekan ” ungkap Noormiliyani. 

Ia pun menyebutkan, perkawinan anak ini sangat beresiko. Khususnya meningkatkan kasus stunting pada bayi baru lahir, angka kematian ibu, angka kemiskinan hingga anak putus sekolah. 

Rakor ini juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan angka pernikahan anak.