DPPKBP3A.BATOLA - Dalam rangka mendekatkan akses pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi kepada masyarakat, DPPKBP3A Kab. Barito Kuala melaksanakan pelayanan KB di pasar tradisional. Pelaksanaan pelayanan KB bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar, sehingga dapat memberikan layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas. Bidang Keluarga Berencana melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan pengelola pasar untuk mendapatkan izin dan dukungan serta melibatkan Penyuluh KB, tenaga medis, bidan, dan kader kesehatan sebagai pelaksana pelayanan dan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan yaitu Edukasi Kesehatan Reproduksi di pasar tradisional dan pelayanan Keluarga Berencana di Fasilitas Kesehatan terdekat. Pelayanan Kesehatan Berencana menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Metode Kontrasepsi jangka panjang (MKJP) adalah alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan, serta menghentikan kesuburan yang digunakan dengan jangka panjang, yang meliputi IUD (Intra Uterine Device), Implant (susuk KB) dan kontap (Kontrasepsi mantap). Pelaksanaan Promosi Kesehatan Reproduksi dan Pelayanan Keluarga Berencana dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Februari 2025. Kegiatan bertempat di 6 pasar tradisional di Kabupaten Barito Kuala, yaitu:
1. Kecamatan Marabahan
2. Kecamatan Bakumpai
3. Kecamatan Tabukan
4. Kecamatan Mandastana
5. Kecamatan Alalak
6. Kecamatan Tamban
Target akseptor sebanyak 350 dengan total capaian pelayanan secara keseluruhan yaitu 379 akseptor atau 108%. Pelayanan KB MKJP yang dilayani sebanyak 103 akseptor dimana mendapatkan capaian terbanyak se-Kalimantan Selatan. Dengan ini, menjadikan Kabupaten Barito Kuala mendapatkan penghargaan Terbaik I dalam Capaian Terbanyak KB MKJP pada Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi di Pasar Tradisional Tahun 2025 se-Kalimantan Selatan.