Marabahan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Kuala, Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Barito Kuala yang dilaksanakan di Aula Bahalap, Senin (19/01).
Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan Sekda Barito Kuala, dilanjutkan sambutan Kepala DP2KBP3A Kabupaten Barito Kuala Dr. Azizah Sri Widari, MPH, serta pemaparan materi oleh narasumber Kasi Kualitas Hidup Perempuan DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Budiwati, SE., MM.
Dalam sambutannya, Zulkipli Yadi Noor menyampaikan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam rumah tangga, masyarakat, maupun negara. Strategi ini dilaksanakan melalui kebijakan dan program pembangunan yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, serta permasalahan perempuan dan laki-laki dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi di seluruh bidang pembangunan, baik politik, ekonomi, maupun sosial.
“Dalam pengarusutamaan gender, kita memastikan bahwa hak setiap orang terpenuhi, baik laki-laki, perempuan, anak, penyandang disabilitas, maupun kelompok rentan lainnya, dengan mengintegrasikannya ke dalam perencanaan program pembangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun telah terdapat jaminan konstitusi dan berbagai kebijakan, kesetaraan dan keadilan gender belum sepenuhnya terwujud dalam kehidupan nyata. Hal tersebut masih terlihat dari adanya ketimpangan gender di berbagai aspek kehidupan. Salah satu indikator untuk mengukur kesenjangan tersebut adalah Gender Empowerment Measurement (GEM) dan Gender-related Development Index (GDI) yang merupakan bagian dari Human Development Index (HDI).
ADVOKASI PENGARUSUTAMAAN GENDER, SEKDA PESAN IMPLEMENTASI BERKELANJUTAN